https://journal.poltekip.ac.id/jci/issue/feedJournal of Correctional Issues2025-12-24T19:15:33+07:00Umar Anwarmanuscript@poltekip.ac.idOpen Journal Systems<p align="justify">Journal of Correctional Issues (JCI) is a scientific multidisciplinary journal published by Politeknik Ilmu Pemasyarakatan, Indonesia. It is in the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services.</p>https://journal.poltekip.ac.id/jci/article/view/604EVALUASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS DIGITAL DI INDONESIA2025-12-24T19:15:25+07:00Dyah Rahayuning Perwitasaridyahrahayuningperwitasari@fisip.unmul.ac.idIqbal Saputra Zanaiqbalsaputrazana@fisip.unmul.ac.idKus Indartokus.indarto@fisip.unmul.ac.idBulan Erika Batobulanerikaabato@fisip.unmul.ac.idLara Ayu Lestarilaraayulestari@fisip.unmul.ac.id<p>Peningkatan pengelolaan sampah di Indonesia menjadi salah satu tantangan utama dalam mencapai keberlanjutan lingkungan. Seiring dengan pesatnya transformasi digital, kebijakan pengelolaan sampah berbasis teknologi mulai diterapkan untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas dan tantangan implementasi kebijakan pengelolaan sampah berbasis digital di Indonesia, dengan fokus pada kebijakan/program digital seperti SIPSN, SIMBA, CRM, dan smart city. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sejauh mana kebijakan pengelolaan sampah berbasis digital dapat meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan transparansi pengelolaan sampah di berbagai daerah di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan systematic scoping review, yang mengkaji berbagai sumber literatur baik dari artikel peer-reviewed maupun grey literature untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang fenomena yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kebijakan pengelolaan sampah berbasis digital telah membawa perubahan signifikan, seperti meningkatkan partisipasi masyarakat melalui platform CRM/JAKI dan menyediakan data yang lebih transparan melalui SIPSN, tantangan utama masih ada dalam hal efisiensi, kecukupan infrastruktur, dan pemerataan implementasi serta kesenjangan digital antara daerah maju dan kurang berkembang. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan interoperabilitas data, penguatan infrastruktur digital, serta standarisasi indikator pengelolaan sampah di seluruh Indonesia untuk mendukung pencapaian Indonesia Bersih 2029 secara lebih efektif dan terukur.</p>2025-12-17T00:00:00+07:00##submission.copyrightStatement##https://journal.poltekip.ac.id/jci/article/view/605The RESPONS KEBIJAKAN INDONESIA TERHADAP PERUBAHAN IKLIM: STUDI LITERATUR TENTANG MITIGASI, ADAPTASI, DAN TANTANGAN IMPLEMENTASI2025-12-24T19:15:28+07:00Bulan Erika Batobulanerikaabato@fisip.unmul.ac.idSanti Randesanti.rande@fisip.unmul.ac.idLara Ayu Lestarilaraayulestari@fisip.unmul.ac.idDyah Rahayu Perwitasaridyahrahayuningperwitasari@fisip.unmul.ac.idIqbal Saputra Zanaiqbalsaputrazana@fisip.unmul.ac.id<p><em>Indonesia, as an archipelagic country, is highly vulnerable to climate change, experiencing sea-level rise, intensified floods and droughts, and altered rainfall patterns affecting food security, coastal areas, and natural resources. In response, the government has outlined mitigation and adaptation strategies, including commitments under the Paris Agreement through the Nationally Determined Contributions (NDCs), aiming for a 29% emissions reduction by 2030, with up to 41% achievable with international support. Local initiatives such as the Climate Village Program (ProKlim) focus on community-based adaptation, while renewable energy is targeted to constitute 23% of the national energy mix by 2025. This qualitative study, based on a literature review of policy documents, international reports, and scientific articles, uses content analysis to explore climate change mitigation, adaptation, financing, and implementation challenges in Indonesia. The findings highlight key policies like RAN-GRK, RAN-API, and ProKlim, with mitigation efforts focused on deforestation, ecosystem restoration, and clean energy. Adaptation strategies center on community empowerment and local resource management. However, challenges remain, including weak coordination, law enforcement, limited private sector engagement, and inadequate domestic financing. Recommendations include improving coordination, enhancing green investment incentives, optimizing financing, and strengthening regulatory enforcement. This study aims to inform more effective and sustainable climate change policies in Indonesia.</em></p>2025-12-24T00:00:00+07:00##submission.copyrightStatement##https://journal.poltekip.ac.id/jci/article/view/607PELINDUNGAN KEKAYAAN INTELEKTUAL SEBAGAI STRATEGI PEMBERDAYAAN EKONOMI WARGA BINAAN: STUDI KASUS PROGRAM SENTRA KI-REBON2025-12-24T19:15:31+07:00Ade Yulfiantoade.yulfianto@mail.ugm.ac.idRazilu RaziluRazilu@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis implementasi pelindungan Kekayaan Intelektual pada produk WB di Rutan Kelas I Cirebon. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan mengetahui dan menganalisis implikasi Pelindungan Kekayaan Intelektual tersebut terhadap kemandirian dan pemberdayaan ekonomi WB.</p> <p>Jenis penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yang bersifat deskriptif. Data yang digunakan adalah data sekunder dan data primer. Adapun data primer diperoleh melalui wawancara terhadap responden.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Pelindungan Kekayaan Intelektual bagi produk WB di Rutan Kelas I Cirebon melalui Sentra KI-REBON berhasil memberikan perlindungan hukum yang jelas serta meningkatkan nilai tambah ekonomi produk WB melalui pencatatan ciptaan dan pengembangan merek kolektif. Kolaborasi antara Ditjen KI, Rutan Cirebon, dan Pemerintah Daerah terbukti efektif dalam memfasilitasi pemetaan potensi, penguatan kapasitas, serta legalisasi karya WB. Pelindungan KI ini memperkuat kemandirian dan peluang usaha WB baik selama pembinaan maupun pasca bebas, sekaligus berkontribusi pada pencegahan residivisme melalui kepemilikan aset legal yang mendukung reintegrasi sosial. Selama program dijalankan sesuai ketentuan dan didukung oleh komitmen kelembagaan, keberlanjutan inisiatif ini dapat terjaga dan model Sentra KI-REBON layak direplikasi pada UPT Pemasyarakatan lainnya sebagai strategi pembinaan yang inklusif, berorientasi ekonomi, dan berkelanjutan.</p>2025-12-24T19:06:14+07:00##submission.copyrightStatement##https://journal.poltekip.ac.id/jci/article/view/606PERAN SELF-EFFICACY TERHADAP BURNOUT PADA KARYAWAN YANG BEKERJA SECARA HYBRID2025-12-24T19:15:33+07:00Karunia Mulya Firdauzykmfirdauzya@gmail.com<p><em>The world of work has undergone a significant paradigm shift, especially after the COVID-19 pandemic. The hybrid work model, which combines remote work with in-office interactions, has been widely adopted by various organizations as a strategic adaptation. This study aims to determine the role of self-efficacy on burnout in employees working in a hybrid system. The research method used a quantitative approach with 160 respondents selected through an accidental sampling technique. The research instruments included the Burnout Scale, Self-Efficacy Scale, and Hybrid Working Scale. Data were analyzed using linear regression with the help of the JAMOVI program. The results showed that self-efficacy and hybrid work systems did not significantly influence burnout (p > 0.05), with an R² value of 0.00823, meaning that only 0.8% of the variation in burnout can be explained by these two variables. This finding suggests that other factors beyond self-efficacy and hybrid working have a greater influence on the emergence of burnout.</em></p>2025-12-24T19:08:25+07:00##submission.copyrightStatement##